Mereka diperkenalkan:
Derin Nafisa Ulfah. Panggil saja dia “inyong”. Haha.. sebuah gurauan sayang dari saya dan mereka kepada dia (salah satu dari mereka). Sebutan itu sudah bertahun-tahun menjadikannya image yang spesial dan melekat pada dirinya. Dia seorang gadis, sama seperti mereka (bukan saya). Dia punya gaya, punya tinggi, punya selera humor sama, bahkan dia punya “pacar”. Ahmad Ardi Hardika, pacar yang sangat gadis itu banggakan (kita pun [saya dan mereka]). Sudahlah, disini saya tidak akan banyak membahas pacarnya. Tingkah kebodohan dan ketotololan yang dicerminkan dalam tindakan sangat luar biasa menempel pada dia. Tapi itu bukan sebagai sikap ataupun sifat. Hanya sebagai tindakan saja. Kami (saya dan dia yang merupakan bagian mereka) bisa disebut partner yang hebat dalam menggila. Mambuat semua tertawa, bahkan diri pembuat semua tertawa bisa ikut tertawa. Dia Moody sifat yang relatif terdapat pada setiap orang, khususnya wanita. Perubahan sifat yang drastis bisa ia ciptakan kapan saja, apalagi jika menyangkut Abank Dika (Sebutan saya dan mereka untuk pacarnya) dan mengenai uang. Derin.. gadis dewasa yang lebih penakut diantara semua. Gadis dewasa yang baik hati, ia suka memberi (menetraktir dan minta traktir[simbiosis mutualisme]). Salah satu warna bagi hidup dan kehudupan saya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar